Oleh: Nadia Rahmanina Putri
Bayangkan berada di tengah lintasan balap dengan suara sorak-sorai penonton yang menggema, bendera checkered berkibar, dan mobil-mobil balap melesat dengan kecepatan luar biasa menuju garis finish. Di dunia balap seperti Grand Prix, setiap detik sangat berharga. Para pembalap dan timnya harus mencari cara agar mobil dapat melaju secepat mungkin tanpa kehilangan kendali. Salah satu tantangan terbesar yang harus mereka hadapi adalah gesekan dan hambatan. Semakin kecil hambatan yang menghalangi gerakan mobil, semakin mudah mobil melaju dengan cepat. Karena itulah, setiap bagian mobil dirancang dengan sangat teliti—mulai dari ban yang dibuat khusus untuk menghasilkan cengkeraman optimal, hingga bodi mobil yang dirancang aerodinamis agar dapat bergerak lebih efisien menembus udara.
(cr: www.formula1.com)
Tapi, tahukah kamu? Gesekan sebenarnya ada di mana-mana, bahkan pada roda mobil balap yang terlihat begitu mulus dan dirancang untuk melaju secepat mungkin. Lalu, bagaimana para Insinyur balap dapat mengurangi hambatan tersebut agar mobil mampu melaju lebih cepat dan efisien?
Sekilas, cara kerja mobil balap mungkin terlihat seperti magic. Namun, di balik kecepatan luar biasa itu, ada konsep sains dan fisika yang bisa kita pelajari dan buktikan sendiri. Kedengarannya seperti magic, tapi sebenarnya ini murni sains dan si kecil bisa membuktikannya sendiri.
Rahasia di Balik Mobil yang Melaju Kencang
Coba perhatikan mobil balap sungguhan: bodinya dirancang se-aerodinamis mungkin, mesinnya dilumasi oli khusus, bahkan berat mobilnya diperhitungkan sampai ke gram terkecil. Semua itu dilakukan demi satu tujuan utama: mengurangi hambatan dan gesekan yang merugikan.
Tapi, sebenarnya apa sih gesekan itu? Gesekan adalah gaya yang muncul ketika dua permukaan saling bersentuhan dan menghambat gerakan satu sama lain. Dalam dunia balap, gesekan bisa menjadi tantangan besar. Gesekan antar-komponen di dalam mesin dapat menghasilkan panas, sementara hambatan dari udara dapat membuat mobil kehilangan kecepatan.
Itulah sebabnya setiap bagian mobil balap dirancang dengan sangat cermat. Bodi mobil dibuat ramping dan aerodinamis agar dapat bergerak lebih mudah menembus udara. Sementara itu, roda membantu mengubah gesekan geser menjadi gesekan gelinding, yang umumnya lebih kecil sehingga mobil dapat bergerak lebih mudah.

(cr: Yanto et al. 2025)
Menariknya, tidak semua gesekan menjadi musuh mobil balap. Pada bagian ban, mobil justru membutuhkan gesekan yang kuat dengan permukaan aspal. Gesekan ini disebut grip atau cengkeraman. Grip membantu ban tetap menempel pada permukaan jalan sehingga mobil dapat melaju dengan stabil, mengerem, dan berbelok tanpa mudah tergelincir, bahkan saat melaju dengan kecepatan tinggi. Jadi, dalam dunia balap, gesekan bukan hanya sesuatu yang harus dikurangi. Ada gesekan yang perlu dikurangi, tetapi ada juga gesekan yang justru sangat dibutuhkan.
Lalu, Apa Ada Cara Menggerakkan Benda tanpa Melawan Gesekan?
Selama ini, kita belajar bahwa untuk menggerakkan sesuatu, kita harus memberikan gaya dengan mendorong atau menariknya, artinya memerlukan sentuhan. Dan setiap sentuhan, pasti ada gesekan.
Tapi, tahukah kamu? Ada gaya yang bisa bekerja tanpa harus menyentuh benda. Gaya tersebut disebut gaya magnet. Magnet dapat menarik atau mendorong benda dari jarak tertentu, tanpa harus bersentuhan langsung. Karena magnet dapat memberikan gaya tanpa adanya sentuhan langsung, benda yang dipengaruhi magnet dapat bergerak tanpa mengalami gesekan langsung dengan magnet. Hal ini membuat benda dapat bergerak lebih mudah dan bebas.
Menariknya, magnet sebenarnya juga dipakai di mobil balap sungguhan! Bukan untuk mendorong mobil, tapi di dalam komponen canggih seperti:
- Motor listrik hibrida yang mengubah energi pengereman jadi tenaga tambahan
- Sensor kecepatan yang membaca putaran mesin dan posisi roda
- Baut oli bermagnet yang menangkap serpihan logam agar mesin tidak cepat rusak
Nah, anak-anak dapat menggunakan magnet dengan cara yang lebih seru: mendorong mobil-mobilan tanpa menyentuh sama sekali!
Yuk, Ajak Si Kecil Merasakan Sensasinya Langsung!
Setelah mengenal sains dibalik Grand Prix, kini saatnya si kecil yang mencoba eksperimennya sendiri di Lab Einstein Science Project dengan eksperimen Mobil Magnet! Anak dapat membuat mobil sederhana yang dapat bergerak menggunakan magnet melalui aktivitas science yang menyenangkan dan hands-on.

Eksperimen Mobil Magnet
Sumber : Einstein Science Project
Lewat eksperimen ini, anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar mengenal konsep gaya, gerak dan magnet secara langsung. Yuk ajak anak bereksperimen dan rasakan serunya belajar sains bersama Einstein Science Project!

